C3Cl2N3NaO3 56 persen Natrium Dikloroisosianurat SDIC
Natrium dikloroisosianurat adalah variasi penting dari produk asam isosianurat terklorinasi. Ini adalah disinfektan berspektrum luas, berefisiensi tinggi, dan toksisitas rendah dengan berbagai kegunaan.

Bubuk putih atau butiran dengan bau klorin. Ini adalah oksidan kuat dan zat pengklorasi dan mudah larut dalam air. Ini adalah larutan berair yang mengasumsikan keasaman lemah dan klorin aktif dalam produk keringnya kehilangan sedikit bila disimpan dalam waktu lama pada suhu atmosfer. Produk ini dapat secara efektif membunuh berbagai kuman, jamur dan virus. Efektif dalam menghilangkan bau air pembersih, membunuh alga atau pemutihan. Dapat digunakan secara luas untuk pencegahan epidemi, peternakan, industri dan pertanian.
Natrium dikloroisosianuratadalah disinfektan yang umum digunakan dengan sifat pengoksidasi yang kuat, dan memiliki efek membunuh yang kuat pada berbagai mikroorganisme patogen seperti virus, spora bakteri, jamur, dll. Ini adalah fungisida yang dapat diterapkan secara luas dan efisien.
| BARANG | STANDAR | |
| Klorin yang tersedia Lebih besar dari atau sama dengan | 56 persen | 60 persen |
| Kelembaban Kurang dari atau sama dengan | 7 persen | 3 persen |
| Nilai PH (larutan air 1 persen) | 5.5 | 7 |
| Spesifikasi |
Bubuk; ukuran butiran (8-30mesh;20-60mesh);20g/tablet;2g/tablet;1g/tablet;5g/tablet;200g/ tablet dll. |
|
| Kemasan | 25kg/tas anyaman;1000kg/tas anyaman;25kg/drum plastik;50kg/drum plastik;50kg/drum serat | |

Penyimpanan: Simpan di gudang yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari percikan api dan sumber panas. Cegah sinar matahari langsung. Kemasan harus tertutup rapat dan terlindung dari kelembapan. Itu harus disimpan secara terpisah dari bahan yang mudah terbakar, garam amonium, nitrida, oksidan, alkali, dll., dan penyimpanan campuran harus dihindari. Tempat penyimpanan harus dilengkapi dengan bahan yang sesuai untuk menampung kebocoran.
Akelebihan SDIC untuk desinfeksi air kolam renang
(1) Tidak menimbulkan pencemaran air dan lingkungan, serta tidak mengubah kualitas air kolam;
(2) Iritasi yang sangat rendah pada tubuh manusia;
(3) Korosi rendah pada struktur bangunan, peralatan, dan saluran pipa;
(4) Aman, tidak beracun, dan bebas residu;
(5) Kemampuan sterilisasi yang efisien dan cepat.

Pengolahan air sirkulasi industri
Banyak pembangkit listrik tenaga panas, pabrik penyulingan minyak bumi, dan pabrik kimia menghasilkan panas dalam jumlah besar selama proses produksi. Panas ini membutuhkan sejumlah besar air pendingin untuk diolah. Umumnya industri-industri ini menggunakan peralatan penukar panas seperti penukar panas, kondensor, pipa sirkulasi, menara pendingin, sistem pompa, dll.
Namun, alga pada alat penukar panas ini sangat mudah berkembang biak dan membiakkan kotoran dalam jumlah besar. Penggunaan fungisida dapat secara efektif mengatasi alga pada air pendingin, salah satunya SDIC merupakan fungisida air pendingin yang umum digunakan. SDIC dapat secara efektif menghambat perkembangbiakan alga dan mikroorganisme dalam air pendingin, dan memiliki erosi minimal pada peralatan industri, sehingga dapat menjaga kualitas air yang baik dalam sistem sirkulasi air untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, SDIC merupakan komponen penting dari agen pengolahan air pendingin industri.














